Bagaimana bisnis pembangkitan listrik akan mengubah struktur laba?
- Goldman Sachs memperkirakan bisnis pembangkitan listrik pusat data AI Weichai Power akan tumbuh menjadi sekitar 10 kali lipat pada 2028 dan menyumbang lebih dari 50% total laba perusahaan. Seiring meningkatnya porsi bisnis tersebut, struktur laba perusahaan akan lebih bertumpu pada pasokan listrik untuk pusat data.
- Menurut perhitungan Goldman Sachs, pada 2028, bisnis tersebut akan mendorong lebih dari 80% kenaikan laba per saham perusahaan. Dengan demikian, bisnis ini bukan hanya bisnis baru, tetapi juga sumber utama pertumbuhan laba dalam proyeksi bank tersebut.
Peralatan pembangkitan listrik apa yang dibutuhkan pusat data?
- Bisnis yang dimaksud Goldman Sachs mencakup mesin diesel besar untuk pasokan daya cadangan, unit generator gas untuk pasokan daya utama atau cadangan di lokasi, serta sel bahan bakar oksida padat untuk pasokan listrik di lokasi. Ketiga kategori produk tersebut memenuhi kebutuhan pasokan daya pusat data yang berbeda.
- Pandangan positif bank tersebut terhadap pertumbuhan didasarkan pada permintaan pusat data di Amerika Serikat, keterbatasan kapasitas rantai pasokan generator, serta pergeseran unit generator ke konfigurasi berdaya lebih tinggi. Faktor-faktor ini bersama-sama mendukung ekspektasi ekspansi bisnis terkait Weichai.
Bagaimana Goldman Sachs memandang valuasinya?
- Goldman Sachs menyatakan bahwa harga saham Weichai Power mencerminkan rasio harga terhadap laba yang diperkirakan untuk 2027 di bawah 10 kali, dengan imbal hasil dividen di atas 7%. Atas dasar itu, bank tersebut menilai bahwa valuasi hanya mencerminkan secara terbatas potensi pertumbuhan bisnis pembangkitan listrik pusat data AI.
- Goldman Sachs menetapkan target harga 12 bulan masing-masing sebesar 55.50 dolar Hong Kong untuk saham yang tercatat di Hong Kong dan 50 yuan untuk saham A.